Diposkan pada Publik Figur

Zainal Arifin Paliwang

Calon Gubernur Kalimantan Utara

Brigadir Jenderal Zainal Arifin Paliwang atau Brigjen Zainal digadang-gadang akan dicalonkan oleh Partai Demokrat di Pemilihan Gubernur Kalimantan Utara atau Pilgub Kaltara 2020. Partai Demokrat berencana memasangkan Zainal dengan kader mereka, Ketua Demokrat Kalimantan Utara yang kini menjabat Bupati Malinau, Yansen Tipa Padan. https://nasional.tempo.co/read/1370401/ini-profil-brigjen-zainal-yang-akan-maju-di-pilkada-kaltara/full&view=ok

Lalu, siapa sosok Zainal ini?

Zainal masih merupakan jenderal polisi aktif yang menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II di Bareskrim Mabes Polri sejak Februari 2020 lalu. Sebelumnya, ia menjabat Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kaltara sejak Polda itu dibentuk pada 2018. Jauh sebelum itu, ia menjabat sebagai Direktur Direktorat Polisi Air Baharkam Polri (Ditpolair) Polda Riau.

Pria kelahiran Desember 1962 ini akan memasuki masa pensiun pada Desember 2020. Sesuai aturan perundangan, usia pensiun polisi adalah 58 tahun.

Sejak tahun lalu, nama Zainal sudah cukup ramai disebut-sebut bakal jadi calon yang akan maju di Pilkada. Zainal pun, sejak menjabat Wakapolda Kaltara, sudah menyatakan bersedia maju jika masyarakat menginginkannya.

Zainal menyatakan siap mundur sebagai anggota polisi dan mengajukan pensiun dini. “Kalau banyak masyarakat yang inginkan saya maju (Pilgub), maka saya pensiun,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Kamis, 14 November 2019.

Fenomena perwira tinggi polisi yang masuk politik menjelang pensiun, memang sudah tak asing lagi di Indonesia. Pada Pilkada Serentak 2018 silam, juga banyak terjadi hal demikian. Sejumlah pati Polri dicalonkan partai politik.

Tiga pati Polri itu di antaranya; Anton Charliyan yang mengikuti Pilkada Jawa Barat diusung PDIP, Murad Ismail yang mengikuti Pilkada Maluku diusung PDIP dan NasDem, dan Safaruddin untuk Pilkada Kalimantan Timur diusung PDIP.

#ziyap www.kaltararumahkita.com

Diposkan pada Tak Berkategori

Technology Internet of Thing (IoT)

Hasil gambar untuk IoT

Bicara mengenai Internet of Thing yang biasa disebut dengan IoT tidak ada habisnya karena Internet of Things tidak mempunyai definisi tetap selalu ada saja bahasan entah itu berasal dari suatu keseharian kita hingga benda-benda yang dapt dijadikan perangkat untuk mempermudah aktivitas kita. Di Universitas Komputer Indonesia http://unikom.ac.id kita mempelajari apakah suatu perangkat merupakan bagian dari IoT atau tidak dengan pertanyaan berikut ini: Apakah produk suatu vendor dapat bekerja dengan produk dari vendor yang lain? Dapatkah suatu kunci pintu dari vendor A berkomunikasi dengan saklar lampu dari vendor B, dan bagaimana jika seorang pengguna ingin memasukkan termostatnya menjadi bagian dari komunikasi tersebut.

Jadi Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS), dan Internet.

A Things” pada Internet of Things dapat didefinisikan sebagai subjek misalkan orang dengan monitor implant jantung, hewan peternakan dengan transponder biochip, sebuah mobil yang telah dilengkapi built-in sensor untuk memperingatkan pengemudi ketika tekanan ban rendah. Sejauh ini, IoT paling erat hubungannya dengan komunikasi machine-to-machine (M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakkan, dan gas. Produk dibangun dengan kemampuan komunikasi M2M yang sering disebut dengan sistem cerdas atau “smart”. Sebagai contoh yaitu smart kabel, smart meter, smart grid sensor.

Penelitian pada IoT masih dalam tahap perkembangan. Oleh karena itu, tidak ada definisi dari Internet of Things. Berikut adalah beberapa definisi alternatif dikemukakan untuk memahami Internet of Things (IoT), antara lain (id.wikipedia.org):

Menurut Ashton pada tahun 2009 definisi awal IoT adalah Internet of Things memiliki potensi untuk mengubah dunia seperti pernah dilakukan oleh Internet, bahkan mungkin lebih baik. Pernyataan tersebut diambil dari artikel sebagai berikut:

“Hari ini komputer dan manusia, hampir sepenuhnya tergantung pada Internet untuk segala informasi yang semua terdiri dari sekitar 50 petabyte (satu petabyte adalah 1.024 terabyte) data yang tersedia pada Internet dan pertama kali digagas dan diciptakan oleh manusia. Dari mulai magnetik, menakan tombol rekam, mengambil gambar digital atau memadai kode bar.

Diagram konvensional dari Internet meninggalkan router menjadi bagian terpenting dari semuanya. Masalahanya adalah orang memiliki waktu, perhatian dan akurasi terbatas. Mereka semua berarti tidak sangat baik dalam menangkap berbagai data tentang hal di dunia nyata.

Dari segi fisik dan begitu juga lingkungan kita. Gagasan dan informai begitu penting, tetapi banyak lagi hal yang pernting. Namun teknologi informasi saat ini sangat tergantung pada data yang berasal dari orang-orang sehingga komputer kita tahu lebih banyak tentang semua ide dari hal-hal tersebut”

Menurut Casagras (Coordinator and support action for global RFID-related activities and standadisation) mendefinisikan IoT sebagai sebuah infrastruktur jaringan global, yang menghubungkan benda-benda fisik dan virtual melalui eksploitasi data capture dan kemampuan komunikasi. Infrastruktur terdiri dari jaringan yang telah ada dan internet berikut pengembangan jaringannya. Semua ini akan menawarkan identifikasi obyek, sensor dan kemampuan koneksi sebagai dasar untuk pengembangan layanan dan aplikasi ko-operatif yang independen. Ia juga ditandai dengan tingkat otonom data capture yang tinggi, event transfer, konektivitas jaringan dan interoperabilitas.

Diposkan pada Tak Berkategori

Etika Bisnis

Halo sahabat pena, jumpa lagi di blog saya yang sangat bermanfaat ini, pembahasan kali ini adalah hasil dari kuliah saya di kelas entrepeneurship di universitas komputer indonesia http://www.unikom.ac.id Oke mari kita bahas seperti yang kita ketahui dalam dunia bisnis, etika sangat diperlukan untuk mengelola dan menjalankan sebuah bisnis. Dengan etika yang baik, secara otomatis bisnis akan lebih mudah berkembang. Lalu apa itu etika bisnis? Etika bisnis merupakan cara melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, dan juga masyarakat.

Pengertian Etika Bisnis

Hill dan Jones

Etika bisnis merupakan suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di mana hal tersebut dapat memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks.

Velasques

Studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.

Yosephus

Etika Bisnis secara hakiki merupakan Applied Ethics (etika terapan). Di sini, etika bisnis merupakan wilayah penerapan prinsip-prinsip moral umum pada wilayah tindak manusia di bidang ekonomi, khususnya bisnis. Jadi, secara hakiki sasaran etika bisnis adalah perilaku moral pebisnis yang berkegiatan ekonomi

Steade Et Al

Etika bisnis adalah standar etika yang berkaitan dengan tujuan dan cara membuat keputusan bisnis.

Tujuan Etika Bisnis

Etika bisnis sangat dibutuhkan oleh semua pengusaha baru maupun pengusaha yang sudah lama terjun di dunia bisnis. Tujuan etika bisnis bagi pengusaha adalah untuk mendorong kesadaran moral dan memberikan batasan-batasan bagi para pengusaha atau pelaku bisnis untuk menjalankan good business dan tidak melakukan monkey business atau dirty business. Di mana, hal itu dapat merugikan banyak pihak yang terkait.

Dengan etika bisnis, para pelaku bisnis memiliki aturan yang dapat mengarahkan mereka dalam mewujudkan citra dan manajemen bisnis yang baik, sehingga dapat diikuti oleh semua orang yang memercayai bahwa bisnis tersebut memiliki etika yang baik. Memiliki etika bisnis juga dapat menghindari citra buruk seperti penipuan, serta cara kotor dan licik. Bisnis yang memiliki etika baik biasanya tidak akan pernah merugikan bisnis lain, tidak melanggar aturan hukum yang berlaku, tidak membuat suasana yang tidak kondusif pada saingan bisnisnya, dan memiliki izin usaha yang sah.

Contoh Etika Bisnis

Menyebutkan Nama

Pengusaha yang mengerti etika bisnis, biasanya akan menyebutkan nama secara lengkap ketika bertemu dengan orang baru. Hal ini penting dilakukan untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki etika yang baik. Namun, jika nama Anda terlalu panjang untuk diucapkan, Anda dapat menyingkatnya sedikit.

Berdiri Saat Berkenalan

Selain menunjukkan kesopanan, berdiri saat memperkenalkan diri juga mempertegas kehadiran Anda. Namun, jika kondisinya tidak memungkinkan untuk berdiri, Anda dapat sedikit membungkuk. Dengan begitu, rekan bisnis akan melihat bahwa Anda adalah orang memiliki nilai positif dan memiliki citra baik.

Ucapkan Terima Kasih

Ketika Anda menghadiri suatu acara bisnis jangan pernah lupa untuk mengucapkan terima kasih, misalnya “terima kasih sudah datang”. Namun, jangan pernah ucapkan kata tersebut secara berlebihan. Dengan mengucapkan terima kasih secara berlebih, rekan kerja akan memandang bahwa Anda sangat membutuhkan bantuan dari mereka. Dan setelah pertemuan selesai, ada baiknya untuk mengirimkan pesan dan mengucapkan terima kasih melalui email.

Bayar Tagihan Ketika Mengundang

Terkadang pertemuan bisnis dilakukan di luar kantor, misalnya di sebuah kafe, restoran, dan lain sebagainya. Sebagai tuan rumah yang mengundang pertemuan, ada baiknya membayar tagihan tersebut. Jika rekan bisnis menolak karena alasan dia laki-laki dan Anda perempuan, Anda tetap harus membayarnya dan katakan bahwa perusahaan akan menggantinya.

Itulah pengertian, tujuan, dan contoh etika bisnis yang harus dimiliki. Dengan memiliki etika bisnis yang baik, perusahaan akan memiliki daya saing yang tinggi hingga memiliki kemampuan dalam menciptakan nilai. Untuk menciptakan etika bisnis, Anda harus memulainya dengan perencanaan yang strategis, organisasi yang baik, dan sistem prosedur yang transparan.

Selain etika bisnis, perusahaan juga harus memiliki laporan keuangan yang tepat. Tanpa adanya laporan keuangan, perusahaan tidak akan dapat berkembang dengan mudah. Jurnal adalah software akuntansi online yang membantu Anda menyiapkan laporan keuangan secara instan. Dengan Jurnal, Anda juga dapat mengelola keuangan di mana pun dan kapanpun, serta memonitornya secara realtime. Info lebih lanjut mengenai Jurnal dapat Anda lihat di sini.

Diposkan pada Kewirausahaan

Manajemen Resiko Usaha

Assalamualaikum sahabat Pena, semoga senantiasa dalam keadaan sehat, dan selalu mendapat inpsirasi dari materi – materi usaha di blog saya. Baiklah pada kesempatan minggu kemarin saya di kelas kewirausahaan di Universitas Unikom Indonesia http://www.unikom.ac.id membahas tentang manajemen resiko usaha. Memulai suatu bisnis membutuhkan keberanian, tekad, dan manajemen serta strategi bisnis yang baik. Namun, jika Anda telah melakukan semua itu, bukan jaminan Anda akan terhindar dari risiko bisnis. Dalam perkembangan dan perjalanan bisnis, Anda pasti menghadapi kendala dan kesulitan, baik yang kecil maupun kendala yang besar. Kendala tersebut biasa kita kenal sebagai risiko bisnis. Selain mendapatkan keuntungan, memiliki bisnis berarti siap untuk menerima risikonya. Bahkan, bagi suatu bisnis yang telah sukses sekalipun, bukan tidak mungkin menghadapi kendala. Risiko bisnis memang tidak bisa dipisahkan, serta menjadi kesatuan dari bagian dari suatu bisnis atau usaha.

Resiko bisnis adalah suatu akibat yang mungkin dapat terjadi pada sebuah bisnis yang sedang berlangsung maupun yang akan datang. Sifat dari risiko bisnis itu sendiri adalah tidak pasti dan sebagian besar menimbulkan kerugian. Risiko bisnis merupakan situasi yang tidak dikehendaki oleh para pelaku bisnis, namun risiko bisnis sendiri selalu tidak bisa dihindarkan. Risiko ini biasanya muncul karena faktor pelaku bisnis itu sendiri, dan dapat muncul karena kegiatan dan keputusan yang diambil dalam kegiatan rutinitas sehari-hari.

Menurut Abbas Salim, ada 3 faktor yang memengaruhi ketidakpastian yang nantinya akan menyebabkan kerugian. Ketidakpastian tersebut dapat disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut:.

– Ketidakpastian ekonomi (economic uncertainly caused)

– Ketidakpastian yang disebabkan oleh alam (nature uncertainly caused).

– Ketidakpastian yang disebabkan oleh perilaku manusia (human uncertainly caused).

Manfaat Melakukan Manajemen Risiko Bisnis

1. Sebagai Bahan Evaluasi & Keputusan Bisnis

Evaluasi adalah proses penilaian dan pengukuran efektivitas strategi yang telah digunakan dan yang telah dilakukan di masa yang telah lalu untuk mencapai tujuan dari suatu perusahaan. Hasil dari analisis risiko bisnis akan menjadi sebuah bahan bagi Anda untuk mengevaluasi apakah cara-cara yang telah dilakukan selama ini adalah cara-cara yang sudah benar dan tepat untuk mencapai tujuan bisnis? Serta agar Anda tidak melakukan kesalahan yang sama, yang pernah Anda lakukan di masa yang  lalu sehingga menyebabkan Anda terhambat untuk mencapai tujuan Anda. Dengan adanya evaluasi, Anda akan lebih mudah membuat suatu keputusan usaha yang lebih tepat.

2. Peningkatan Produktivitas & Keuntungan

Produktivitas merupakan suatu kegiatan produksi yang menjadi sebuah ukuran bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Melalui manajemen risiko bisnis yang Anda lakukan, Anda bisa menjadi lebih berhati-hati dalam menjalankan bisnis dan terhindar dari jatuh ke dalam lubang yang sama. Hal ini otomatis akan membantu Anda meningkatkan produktivitas yang terjadi, serta keuntungan yang diperoleh akan ikut meningkat dibandingkan dengan sebelum adanya manajemen risiko bisnis yang dilakukan.

3. Memudahkan Estimasi Biaya

Estimasi biaya adalah perhitungan kebutuhan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu kegiatan atau pekerjaan. Estimasi biaya adalah hal yang sangat penting dalam sebuah bisnis. Ketidakakuratan estimasi biaya dapat memberikan dampak yang negatif bagi pihak-pihak yang terlibat dan untuk berjalannya proses produksi itu sendiri, seperti terhambatnya proses produksi dalam suatu perusahaan. Dengan adanya analisis serta manajemen risiko akan mempermudah Anda untuk menghitung estimasi biaya yang dibutuhkan, seperti estimasi biaya produksi bisnis Anda.

Tips Memanajemen Risiko Bisnis

Untuk dapat mengatasi risiko bisnis perlu adanya sebuah strategi yang tertata dengan baik. Ilmu risk management atau manajemen risiko bisnis sudah pasti harus Anda ketahui sebagai entrepreneur. Jika Anda berani menghadapi risiko, Anda juga harus memiliki persiapan matang sebelumnya. Berikut adalah 4 tips mudah memanajemen risiko bisnis

1. Lakukan Identifikasi Risiko

Anda dapat mencoba identifikasi kira-kira apa jenis risiko yang dapat muncul, apakah dari sisi finansial, pemasaran, produksi, dan sebagainya. Identifikasi risiko ini dapat bermanfaat untuk mengenali kemungkinan adanya risiko yang sedang maupun akan terjadi dalam bisnsi Anda. Output dari identifikasi risiko ini adalah berupa daftar dari setiap risiko yang dapat terjadi pada bisnis Anda.

2. Ranking Berdasar Kerugian

Setelah memiliki daftar tentang berbagai risiko bisnis, saatnya Anda menganalisa dan mengurutkannya berdasarkan dampak terburuk. Fokuslah pada risiko yang paling besar akibatnya dan paling sering dialami terutama terhadap jenis bisnis serupa. Cari apa saja dampaknya terhadap Anda, karyawan, kelangsungan perusahaan, dan lingkungan.

3. Lakukan Kontrol Risiko

Daftar dengan berbagai risiko ini tidak akan berarti jika tidak ada rencana aksi yang dapat dilakukan untuk penanggulangannya. Dalam menyikapi resiko usaha terdapat 5 bentuk sikap yang harus Anda ambil, seperti:

a. Risk Avoidance (Menghindari Risiko)

Sikap berikut sering kali tidak efektif karena dengan menghindari risiko ini berarti Anda tidak berani mengambil kesempatan untuk berusaha dan mengatasi risiko, Anda bahkan tidak belajar akan apapun. Tindakan ini berarti Anda tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan risiko tersebut terjadi, termasuk tidak jadi melakukan suatu strategi usaha yang telah disusun.

b. Risk Reduction (Mengurangi Resiko).

Hal ini berarti mencari sebuah tindakan untuk mengurangi kerugian dari sebuah risiko yang dapat terjadi. Kemungkinan risiko terjadi tetap ada, namun dampaknya sebisa mungkin diminimalisasi. Misalnya, sistem alarm pendeteksi kebakaran, kebakaran tetap dapat terjadi namun risiko kerugian dapat dikurangi dengan sistem ini.

c. Risk Transfer (Memindahkan Risiko)

Selain menghindari dan mengurangi risiko, Anda juga bisa mengalihkan risiko. Anda bisa mengalihkan tanggung jawab kepada pihak lain dengan membayar jasa tersebut. Contoh jika Anda memiliki perusahaan barang pecah belah dan harus mengirimkannya ke tempat yang cukup jauh dan jalan yang kurang memadai, daripada Anda sendiri atau karyawan sendiri yang mengantar lebih baik Anda memilih membayar jasa pengantar yang memiliki asuransi barang pecah belah. Tentu risikonya akan Anda pindahkan ke pihak pengantar ini.

d. Risk Retention (Menerima Risiko)

Menerima artinya Anda hanya bisa merelakan kerugian tersebut terjadi. Sikap ini tentunya diambil jika tidak ada cara lain untuk menghadapinya. Contohnya jika Anda salah menghitung uang atau salah mengirim barang tentunya kerugian mau tidak mau harus Anda terima. Perlu diingat pula jika dampak kerugiannya terlalu besar maka lebih baik menghindari daripada menerimanya.

4. Monitoring dan Review

Setelah Anda berhasil mengidentifikasi risiko dan memilih strategi yang dapat diterapkan untuk setiap risiko, saatnya Anda untuk selalu waspada akan segala isu yang ada. Sebuah isu adalah sebuah gejala dari datangnya sebuah risiko atau bahkan krisis yang akan melanda. Sebuah isu tentu tidak selalu memiliki gejala tapi setidaknya setelah mengenal jenis-jenis risiko bisnis ini maka Anda akan tahu di mana fokus Anda akan tertuju jika iesiko tersebut terjadi. Jika sebuah isu tersebut telah menjadi risiko yang sebenarnya dan mendatangkan krisis, saatnya Anda meresolusi atau mengevaluasi apakah tindakan Anda terhadap risiko tersebut berhasil sesuai yang Anda rencanakan atau tidak. Setidaknya setelah Anda berhasil mendapatkan hasil review ini, Anda bisa menjadikan masalah tersebut sebagai bahan pembelajaran untuk dapat lebih baik jika menghadapi risiko ini kembali.

Jurnal software akuntansi online memudahkan Anda untuk memiliki analisis yang akurat terhadap kemungkinan terjadinya risiko bisnis dari sisi finansial. Dengan adanya sistem pencatatan dan pembuatan laporan keuangan secara praktis, Anda bisa melihat potensi maupun masalah keuangan yang mungkin sedang dihadapi perusahaan secara realtime. Daftarkan bisnis Anda sekarang juga pada Jurnal di sini dan dapatkan pilihan untuk mengenali risiko bisnis Anda sejak dini.

Diposkan pada Tak Berkategori

MOTIVASI DAN KERJASAMA TIM

Assalamualaikum sahabat Pena, semoga senantiasa dalam keadaan sehat, dan selalu mendapat inpsirasi dari materi – materi usaha di blog saya. Baiklah pada kesempatan minggu kemarin saya di kelas kewirausahaan di Universitas Unikom Indonesia http://www.unikom.ac.id membahas tentang motivasi dan kerjasama tim.

Di dalam sebuah bisnis, jika mempunyai kerjasama team yang buruk pasti hal itu akan menghambat bisnis anda. Bahkan bisa jadi bisnis yang anda bangun susah payah akan mati. Oleh sebab itu, anda harus fokus untuk membangun tim atau istilah kerennya team building. Selain itu, motivasi kerjasam team juga sangat penting dalam hal ini. Ini untuk membentuk team yang solid.

Jika kita bekerja disebuah perusahaan pasti memerlukan sinergi setiap tim antar divisi atau departemen agar dapat mencapai target keseluruhan. Disamping itu, pada tingkat individual, kerjasama juga penting sebagai wadah untuk memperdalam keahlian interpersonal dan intrapersonal, atau bagaimana mengenal atau berinteraksi dengan sesama kolega atau dengan atasan.

Cara Memotivasi Sebuah Team Kerja

Anda harus menjadi seorang pemimpin yang tangguh bila ingin memotivasi team agar suksea. Pemimpin yang memberikan perhatian secara individual juga mengakui mereka sebagai tim. Baik itu sebagai direktur operasional sebuah perusahaan ataupun sebagai kapten tim tenis, terdapat banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk menjadikan orang-orang di sekitar Anda bisa termotivasi dan bersemangat untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Bikin Team Anda Merasa Semangat

Bila anda ingin team anda termotivasi maka anda perlu menjelaskan hasil positif yang nantinya diperoleh dari pencapaian tujuan. Jika anda menerapkan langkah untuk memotivasi tim ini maka anda bisa memberikan kendali ke dalam tangan mereka sendiri atas penerimaan kompensasi dan penghargaan lainnya di kemudian hari. Keberhasilan sebuah team itu nantinya akan bermanfaat bukan cuma untuk perusahaan, melainkan juga untuk setiap anggota tim secara individual. itulah yang harus anda dan tim ketahui.

Selalu Jaga Ketertarikan Team

Anda harus menumbuhkan rasa ingin tahu di dalam pola pikir semua anggota tim. Sehingga mereka akan tertarik untuk mencapai sasaran yang telah anda harapkan. Hal seperti apa yang paling dirasa penting untuk mereka baik secara tim ataupun secara individual. Jika Anda bisa menjaga segala sesuatunya tetap menarik dan menyenangkan dengan menyampaikan sasaran yang nyata, rencana perubahan, dan peningkatan, akan membuat mereka tetap ingin bekerja.

Membuat Team Selalu Merasa Dihargai

Susunlah sebuah rencana kerja yang memerlukan kerja sama di antara anggota tim sehingga mereka mau tidak mau harus bekerja bersama-sama agar bisa mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Jika setiap anggota tim bekerja sendiri-sendiri, mungkin tidak akan ada kesatuan atau kekompakan.

Kenali Anggota Team Anda

Anda dapat mengerti apa saja yang dapat membuat semua orang tergerak membantu Anda dalam memotivasi tim dengan cara mengenali setiap anggota team. Jika Anda berusaha memahami setiap orang satu per satu, Anda bisa melihat bahwa ada orang-orang yang lebih mudah belajar lewat penglihatan, Sebagian orang yang akan lebih mudah menerima kritikan daripada yang lain, orang tang terlahir menjadi pemimpin, dan orang-orang yang bekerja paling baik di bawah bimbingan anggota tim yang lebih berpengalaman.

Pentingnya Kerja Sama Team

Sebuah perusahaan bisa berjalan dengan baik dan akan mengalami berbagai peningkatan kualitas sumber daya manusia serta keuntungan perusahaan secara finansial bila di dalamnya ada suatu kerja sama tim yang saling bersinergi. Nikmati setiap kemajuan dari perusahaan Anda dengan membuat kerja sama tim yang kompak.

Demikianlah ulasan mengenai motivasi kerjasama team yang bisa kami sampaikan. Semoga dengan ini anda bisa membenruk team kerja yang solid dan juga handal.

Diposkan pada Kewirausahaan

Good Corporate Governance

Assalamualaikum sahabat Pena, semoga senantiasa dalam keadaan sehat, dan selalu mendapat inpsirasi dari materi – materi usaha di blog saya. Baiklah pada kesempatan minggu kemarin saya di kelas kewirausahaan di Universitas Unikom Indonesia http://www.unikom.ac.id membahas tentang Good corparate governance. Corporate governance dapat didefinisikan sebagai proses dan struktur yang diterapkan dalam menjalankan perusahaan, dengan tujuan akhir meningkatkan nilai/keuntungan pemegang saham (shareholders) dengan sedapat mungkin tetap memperhatikan kepentingan semua pihak yang terkait (stakeholders).

Penerapan good corporate governance ini harus dimulai pertama-tama dari pembenahan struktur dan sistem pengelolaan, melalui pemberdayaan organ-organ perusahaan itu sendiri, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), komisaris, dan direktur. Berikutnya adalah melalui upaya agar perusahaan bisa mengakomodasikan kepentingan-kepentingan stakeholders yang terkait dengan perusahaan. Pengertian stakeholders ini dapat di bagi dua yaitu stakeholders utama (primary) dan kedua (secondary). Stakeholders utama yaitu para pemegang saham dan investor, karyawan dan manajer, pelanggan, pemasok, rekanan bisnis, serta masyarakat setempat. Stakeholders kedua yaitu pemerintah, masyarakat umum (khususnya yang kepentingannya terkait dengan perusahaan), institusi-institusi umum, lembaga-lembaga swadaya masyarakat (NGO), media, akademisi, kelompok asosiasi bisnis, dan pesaing.

Oleh sebab itu, masalah good corporate governance sebetulnya bukan hanya masalah bagaimana meningkatkan laba perusahaan, meningkatkan nilai saham di bursa dan memberikan deviden yang sebesar-besarnya kepada shareholders, melainkan bagaimana perusahaan tersebut bisa memberikan kontribusi bisa memberikan kontribusi positif dan membina hubungan baik dengan para stakeholders.

Corporate governance memainkan peran menentukan dalam mengatur bagaimana berbagai sumber daya ekonomis dialokasikan dari waktu ke waktu dalam menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam konteks Indonesia saat ini, agenda good corporate governance menjadi lebih relevan dan teramat penting sebab tidak seperti di negara-negara maju, di Indonesia masih begitu banyak perusahaan besar milik negara yang biasa disebut BUMN atau Badan Usaha Milik Negara.

Peran dominan perusahaan-perusahaan swasta dan BUMN dalam menentukan arah maju-mundurnya perekonomian Indonesia menjadi indikasi bahwa peranan good corporate governance tidak bisa lagi diabaikan. Perusahaan-perusahaan berskala besar sangat mempengaruhi kinerja perekonomian nasional karena mereka memberikan kontribusi yang besar terhadap penciptaan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan terkait dengan sektor lain serta aliran arus modal yang melintasi batas negara. Hal tersebut sudah terbukti dengan terjadinya krisis ekonomi yang dipicu krisis mata uang di Indonesia dan di Asia sejak Juli 1997. Krisis pada dasarnya disebabkan oleh kemelut utang jangka pendek perusahaan-perusahaan besar yang lantas mengakibatkan goncangan pada kurs mata uang dan selanjutnya berdampak pada instabilitas perekonomian. Kemelut utang di berbagai perusahaan swasta besar itu sendiri pada intinya bersumber pada bad corporate governance. Pengelolaan perusahaan di masa itu tidak didasarkan pada prinsip-prinsip yang memperhatikan kepentingan shareholders dan stakeholders.

Pelajaran yang dapat diambil dari lanjutan krisis ekonomi yang terjadi saat ini adalah bahwa prinsip-prinsip good corporate governance harus selalu diterapkan secara sungguh-sungguh. Hanya dengan langkah itu kita bisa mengharapkan perbaikan kinerja internal perusahaan, juga agar pada gilirannya perekonomian nasional secara keseluruhan bisa keluar dari kungkungan masalah ekonomi yang sudah menyerupai lingkaran setan yang mengaburkan pangkal masalah dan ujung solusi. Kehadiran peran swasta sebagai motor penggerak perekonomian merupakan suatu keniscayaan di tengah peran pemerintah yang semakin terbatas, terutama karena keterbatasan dana (APBN) untuk mendorong perekonomian maupun keterbatasan dalam pilihan-pilihan kebijakan dalam pengelolaan perekonomian nasional.

Diposkan pada Tak Berkategori

The Biggest Number

Hasil gambar untuk angka terbesar graham number

Pernahkah anda berfikir tentang nama angka yang paling besar yang mungkin ada di dunia ini??? Jika kita bermain keperpustakaan Universitas Komputer Indonesia http://unikom.ac.id maka akan kita dapati banyak sekali buku tentang science, Technology, dan Math. Tentunya semua ini memiliki relevansi dengan dunia komputer, atau keilmuan komputer, dimana kita ketahui bahwa komputer hanya terdiri dari dua buah angka biner yaitu 1 dan 0, tapi berapa kah jumlah angka yang sebenarnya, atau berpakah angka atau nilai terbesar didunia ini.

Hasil gambar untuk biner komputer

1 kita sebut satu

10 kita sebut sepuluh

1.000 kita sebut seribu

1.000.000 kita sebut sejuta

1.000.000.000 kita sebut semilyar

1.000.000.000.000 kita sebut setrilyun

Adakah angka yang lebih besar dari itu yang hanya terdiri dari satu kata????

Seribu triliun? Sejuta triliun? Itu bukan satu kata !!

Sejuta triliun terdiri dari dua kata, yaitu Sejuta dan triliun..

Adakah angka terbesar yang hanya terdiri dari satu kata??

Jawabnya: Ada.

Namanya adalah Googol.

Satu diikuti dengan 100 buah angka nol.

Secara eksplisit, Ini dia penulisannya:

1 Googol

=

10.000.000.000.000.000.000. 000.000.000.000.000.000.

000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.

000.000.000.000.000.000.000.000.000

Adakah nama angka yang lebih besar lagi?

Ada, yaitu Googolplex

Yaitu angka 1 diikuti angka nol sebanyak 1 googol buah.

1 diikuti angka nol sebanyak 10100 buah.

Bisakah kita menuliskan angka satu googolplex secara lengkap di atas kertas?????

Absolutely Not !!!

Kenapa??????

Karena untuk menulis kita menggunakan tinta atau bit data (bila menuliskannya di komputer).  Dan tinta maupun bit data itu sendiri terdiri dari partikel-partikel elementer, misalnya proton, elektron, neutron, neutrino, foton, quark, dan semacamnya.

Bayangkanlah kita bisa menulis dengan amat efisien sehingga satu nol bisa dituliskan dengan cukup satu partikel elementer saja. (Katakanlah satu buah foton saja). Sebenarnya ini amat sangat mustahil. Tapi mari berandai-andai saja… Berarti kita akan membutuhkan sebanyak 1010100 buah partikel.

Berapakah jumlah seluruh partikel elementer yang tersedia di seluruh jagad raya ini??? Jumlahnya hanyalah sekitar 1083 buah. Beberapa sumber menyebutkan nilai yang bervariasi antara 1072 hingga 1087. Salah satu perhitungan menunjukkan angka 1089.  Kita gunakan nilai di antaranya saja yang digunakan oleh Carl Sagan dalam Bukunya Cosmos, yaitu sebanyak 1083 buah partikel.

Andaikan seluruh proton, neutron, elektron, positron, neutrino, quark, dan seluruh partikel sub-atomik lainnya di SELURUH ALAM SEMESTA ini menjadi angka nol, Anda tetap tidak akan bisa menuliskan satu googolplex secara eksplisit.

Anda hanya bisa maksimum menuliskan secara eksplisit angka 101083

Angka ini masih jauh lebih kecil dibandingkan satu googolplex.

Dibutuhkan sebanyak 1017 alam semesta seukuran alam semesta kita untuk bisa menuliskan 1 googolplex secara eksplisit. Andaikan alam semesta kita ini dikecilkan menjadi seukuran bola sepak berdiameter 20 cm, maka alam semesta yang dibutuhkan untuk bisa menulisan 1 googolplex kira-kira akan berdiameter 92 km!! Bisakah Anda membayangkan satu buah bola sepak dibandingkan dengan bola raksasa berdiameter 92 km??

Kalau sulit membayangkannya, saya berikan perbandingan lainnya. Bayangkan alam semesta kita dikecilkan hingga seukuran kelereng berdiameter 2 cm. Berapa banyak alam semesta yang diperlukan untuk bisa menuliskan 1 googolplex secara eksplisit?? Dengan perbandingan kelereng ini, kira-kira dibutuhkan kelereng demikian banyak sehingga memenuhi sebuah kolam renang raksasa dengan berbentuk kubus yang sisi-sisinya berukuran 8.2 km (panjang x lebar x kedalaman = 8.2 x 8.2 x 8.2 km).

Belum terbayang?? Kecilkan alam semesta kita menjadi seukuran kerikil berdiameter 2 mm. Maka kolam renang raksasa kita akan berukuran 820 m x 820 m x 820 m….

Atau kecilkan lagi alam semesta kita hingga seukuran debu berdiameter 0.2 mm. Maka kolam renang kita masih akan berukuran 82 m x 82 m x 82 m.

Perbandingan yg luar biasa bukan???

(Note: perhitungan perbandingan ini menggunakan efisiensi void volume particle packing sebesar 25.95 %. Lihat di sini dan di sini untuk efisiensi penyusunan partikel).

Kesimpulannya:

  1. Seluruh alam semesta tidak bisa digunakan utk menuliskan angka satu googolplex secara explisit !!!
  2. Dibutuhkan sebanyak 1017 buah alam semesta yang identik dengan alam semesta kita untuk menuliskan 1 googolplex secara explisit.

Sekarang coba renungkan ayat berikut ini:

Artinya:

Katakanlah: “Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula). (Q.S. Al-Kahfi:109)

Juga Perhatikan ayat ini:

Artinya:

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q.S. Lukman : 27)

Tidakkah ini menarik?????

Alam semesta kita bahkan tidak bisa menuliskan angka 1 googolplex secara eksplisit.

Bagaimana kah lagi dengan kalimat Allah yang Maha Kaya, Maha Luas dan Maha Besar???

Bagaimana kah pula alam semesta ini bisa menuliskan pengetahuan-Nya yang maha luas ilmu dan kehendaknya??

Bahkan, ilmu-Nya meliputi masa lalu, masa kini, dan masa depan, serta  meliputi realitas fisik dan metafisik, yang tampak dan yang tersembunyi, yang nyata dan yang ghaib…

Bagaimanakah mungkin alam semesta bisa menuliskan ilmu Tuhannya sedangkan dia bahkan tidak mampu menuliskan hasil pemikiran manusia ciptaan-Nya secara eksplisit???

Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya

Dan Segala Puji hanya lah Bagi Allah Tuhan Semesta Alam.

Tuhan di langit dan Tuhan di Bumi…

Diposkan pada Tak Berkategori

Mengulas website dakwah Unikom : Manfaatkan Teknologi Untuk Tebar Kebaikan

Website adalah sebuah kumpulan halaman pada suatu domain di internet  yang dibuat dengan tujuan tertentu dan saling berhubungan serta dapat diakses secara luas melalui halaman depan (home page) menggunakan sebuah browser dan terdiri dari URL. Demikian juga website yang satu ini http://ldkummi.unikom.ac.id/ tidak hanya sebagai sarana informasi yang canggih, juga sebagai media dakwah bagi universitas komputer indonesia http://unikom.ac.id

Website adalah sebuah kumpulan halaman pada suatu domain di internet  yang dibuat dengan tujuan tertentu dan saling berhubungan serta dapat diakses secara luas melalui halaman depan (home page) menggunakan sebuah browser dan terdiri dari URL. Demikian juga website yang satu ini http://ldkummi.unikom.ac.id/ tidak hanya sebagai sarana informasi yang canggih, juga sebagai media dakwah bagi universitas komputer indonesia http://unikom.ac.id

Terpaan perkembangan teknologi yang begitu pesat menjadi salah satu tantangan besar bagi generasi muda saat ini. Terlebih generasi milenial atau dikenal dengan sebutan ‘zaman now’ merupakan bagian dari perubahan masa depan bangsa, sehingga dituntut untuk selektif dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi.

Website penebar kebaikan dakwah

Atas dasar itulah UKM LDK Ummi Unikom mengadakan Seminar ‘Beyond the Inspiration Future Technology with Islam’ dengan mengususng tema ‘Menjadi Generasi Muda Unggul dalam Sains dan Teknologi dengan Islam’. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (31/3) pukul 08.30 WIB di Auditorium Miracle Unikom mengkolaborasikan antara perkembangan teknologi dan keilmuan dalam islam sehingga generasi muda islam secara khusus bisa memanfaatkan teknologi tersebut untuk menyebarkan kebaikan.

Diposkan pada Kewirausahaan

We Need Motivation?

Assalamualaikum teman – teman sahabat pena, kali ini kita akan membahas banyak hal seputar Motivasi, setelah sekian lama kita membahas berbagai hal seputar bisnis, maka kali ini akan lebih menyegarkan, yang tentunya sudah pasti penting untuk bisnis atau dunia entreprenur, materi ini merupakan hasil kuliah saya di Universitas Komputer Indonesia http://www.unikom.ac.id dari kelas Entreprenuer, baiklah mari kita bahas tentang topik ini.

Motivasi adalah suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi berasal dari kata motif yang berarti “dorongan” atau rangsangan atau “daya penggerak” yang ada dalam diri seseorang. Menurut Weiner (1990) yang dikutip Elliot et al. (2000), motivasi didefenisikan sebagai kondisi internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita mencapai tujuan tertentu, dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu. Menurut Uno (2007), motivasi dapat diartikan sebagai dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya; hasrat dan minat; dorongan dan kebutuhan; harapan dan cita-cita; penghargaan dan penghormatan. Motivasi adalah sesuatu apa yang membuat seseorang bertindak (Sargent, dikutip oleh Howard, 1999) menyatakan bahwa motivasi merupakan dampak dari interaksi seseorang dengan situasi yang dihadapinya (Siagian, 2004). Baca juga:

Motivasi menjadi suatu kekuatan, tenaga atau daya, atau suatu keadaan yang kompleks dan kesiapsediaan dalam diri individu untuk bergerak ke arah tujuan tertentu, baik disadari maupun tidak disadari (Makmun, 2003). Motivasi seseorang dapat ditimbulkan dan tumbuh berkembang melalui dirinya sendiri-intrinsik dan dari lingkungan-ekstrinsik (Elliot et al., 2000; Sue Howard, 1999). Motivasi intrinsik bermakna sebagai keinginan dari diri sendiri untuk bertindak tanpa adanya rangsangan dari luar (Elliott, 2000). Motivasi intrinsik akan lebih menguntungkan dan memberikan keajegan dalam belajar. Motivasi ekstrinsik dijabarkan sebagai motivasi yang datang dari luar individu dan tidak dapat dikendalikan oleh individu tersebut (Sue Howard, 1999). Elliott et al. (2000), mencontohkannya dengan nilai, hadiah, dan/atau penghargaan yang digunakan untuk merangsang motivasi seseorang. Misalnya, dalam kegiatan belajar, motivasi merupakan daya penggerak yang menjamin terjadinya kelangsungan kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang diinginkan dapat terpenuhi. Dengan demikian motivasi sangat berpengaruh terhadap hasil belajar seseorang. Apabila seseorang tidak mempunyai motivasi untuk belajar, maka orang tersebut tidak akan mencapai hasil belajar yang optimal. Untuk dapat belajar dengan baik di perlukan proses dan motivasi yang baik, memberikan motivasi kepada pembelajar, berarti menggerakkan seseorang agar ia mau atau ingin melakukan sesuatu.

Motivasi menjadi suatu kekuatan, tenaga atau daya, atau suatu keadaan yang kompleks dan kesiapsediaan dalam diri individu untuk bergerak ke arah tujuan tertentu, baik disadari maupun tidak disadari (Makmun, 2003). Motivasi seseorang dapat ditimbulkan dan tumbuh berkembang melalui dirinya sendiri-intrinsik dan dari lingkungan-ekstrinsik (Elliot et al., 2000; Sue Howard, 1999). Motivasi intrinsik bermakna sebagai keinginan dari diri sendiri untuk bertindak tanpa adanya rangsangan dari luar (Elliott, 2000). Motivasi intrinsik akan lebih menguntungkan dan memberikan keajegan dalam belajar. Motivasi ekstrinsik dijabarkan sebagai motivasi yang datang dari luar individu dan tidak dapat dikendalikan oleh individu tersebut (Sue Howard, 1999). Elliott et al. (2000), mencontohkannya dengan nilai, hadiah, dan/atau penghargaan yang digunakan untuk merangsang motivasi seseorang.
Sebagai contoh, dalam kegiatan belajar, motivasi merupakan daya penggerak yang menjamin terjadinya kelangsungan kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang diinginkan dapat terpenuhi. Dengan demikian motivasi sangat berpengaruh terhadap hasil belajar seseorang. Apabila seseorang tidak mempunyai motivasi untuk belajar, maka orang tersebut tidak akan mencapai hasil belajar yang optimal. Untuk dapat belajar dengan baik di perlukan proses dan motivasi yang baik, memberikan motivasi kepada pembelajar, berarti menggerakkan seseorang agar ia mau atau ingin melakukan sesuatu.

Morgan (dalam Soemanto, 2001: 194) menjelaskan motivasi bertalian dengan tiga hal. Ketiga hal tersebut adalah “keadaan yang mendorong  tingkah laku (motivating states), tingkah laku yang didorong oleh keadaan tersebut (motivated behavior), dan tujuan daripada lingkah laku tersebut (good or ends of such behavior). Senada dengan Morgan, lebih lanjut Hamalik (2002: 173-174) menjelaskan bahwa “motivasi adalah suatu perubahan energi di dalam peribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya afektif dan reaksi untuk mencapai tujuan”. Pendapat di atas, mengandung tiga unsur yang saling berkaitan, yaitu : 1) motivasi dimulai dari adanya perubahan energi dalam pribadi, 2) motivasi ditandai dengan timbulnya perasaan (affective aronsal), 3) motivasi ditandai oleh reaksi-reaksi untuk mencapai tujuan. Unsur-unsur yang dimaksud adalah:

  1. motivasi dimulai dengan adanya perubahan energi dalam pribadi. Perubahan-perubahan dalam motivasi timbul dari perubahan-perubahan tertentu di dalam sistem neurofisiologis dalam organisme manusia. Contoh adanya perubahan dalam sistem pencernaan akan menimbulkan motif lapar. Akan tetapi, ada juga perubahan energi yang tidak diketahui,
  2. motivasi ditandai timbulnya perasaan (affective arousal) mula-mula merupakan ketegangan psikologis, lalu merupakan suasana emosi.    Suasana emosi ini menimbulkan kelakuan yang bermotif. Perubahan ini mungkin disadari, mungkin juga tidak. Kita dapat mengamatinya pada perbuatan. Contoh siswa terlibat dalam diskusi. Karena dia merasa tertarik pada masalah yang dibicarakan, dia akan berbicara dengan kata-kata dan suara yang lancar dan cepat, dan motivasi ditandai oleh reaksi-reaksi untuk mencapai tujuan. Pribadi yang bermotivasi mengadakan respons-respons yang tertuju ke arah suatu tujuan. Respons-respons itu berfungsi mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh perubahan energi dalam dirinya. Setiap respons merupakan suatu langkah ke arah pencapaian tujuan. Contoh siswa ingin mendapat hadiah, maka ia akan belajar, mengikuti ceramah, bertanya, membaca buku, mengikuti tes, dan sebagainya.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Motivasi
Motivasi sebagai proses batin atau proses psikologis dalam diri seseorang, sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain :

1. Faktor Intern (Internal) berasal dari dalam diri individu

  • Pembawaan individu
  • Tingkat pendidikan
  • Pengalaman masa lampau
  • Keinginan atau harapan masa depan.

Persepsi individu mengenai diri sendiri; seseorang termotivasi atau tidak untuk melakukan sesuatu banyak tergantung pada proses kognitif berupa persepsi. Persepsi seseorang tentang dirinya sendiri akan mendorong dan mengarahkan perilaku seseorang untuk bertindak;
Harga diri dan prestasi; faktor ini mendorong atau mengarahkan inidvidu (memotivasi) untuk berusaha agar menjadi pribadi yang mandiri, kuat, dan memperoleh kebebasan serta mendapatkan status tertentu dalam lingkungan masyarakat; serta dapat mendorong individu untuk berprestasi;
Harapan; adanya harapan-harapan akan masa depan. Harapan ini merupakan informasi objektif dari lingkungan yang mempengaruhi sikap dan perasaan subjektif seseorang. Harapan merupakan tujuan dari perilaku.
Kebutuhan; manusia dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjadikan dirinya sendiri yang berfungsi secara penuh, sehingga mampu meraih potensinya secara total. Kebutuhan akan mendorong dan mengarahkan seseorang untuk mencari atau menghindari, mengarahkan dan memberi respon terhadap tekanan yang dialaminya.
Kepuasan kerja; lebih merupakan suatu dorongan afektif yang muncul dalam diri individu untuk mencapai goal atau tujuan yang diinginkan dari suatu perilaku.

2. Faktor Ekstern (Eksternal) yang berasal dari luar diri individu

  • Lingkungan kerja
  • Pemimpin dan kepemimpinannya
  • Tuntutan perkembangan organisasi atau tugas
  • Dorongan atau bimbingan atasan

Jenis dan sifat pekerjaan; dorongan untuk bekerja pada jenis dan sifat pekerjaan tertentu sesuai dengan objek pekerjaan yang tersedia akan mengarahkan individu untuk menentukan sikap atau pilihan pekerjaan yang akan ditekuni. Kondisi ini juga dapat dipengartuhi oleh sejauh mana nilai imbalan yang dimiliki oleh objek pekerjaan dimaksud;
Kelompok kerja dimana individu bergabung; kelompok kerja atau organisasi tempat dimana individu bergabung dapat mendorong atau mengarahkan perilaku individu dalam mencapai suatu tujuan perilaku tertentu; peranan kelompok atau organisasi ini dapat membantu individu mendapatkan kebutuhan akan nilai-nilai kebenaran, kejujuran, kebajikan serta dapat memberikan arti bagi individu sehubungan dengan kiprahnya dalam kehidupan sosial.
Situasi lingkungan pada umumnya; setiap individu terdorong untuk berhubungan dengan rasa mampunya dalam melakukan interaksi secara efektif dengan lingkungannya;
Sistem imbalan yang diterima; imbalan merupakan karakteristik atau kualitas dari objek pemuas yang dibutuhkan oleh seseorang yang dapat mempengaruhi motivasi atau dapat mengubah arah tingkah laku dari satu objek ke objek lain yang mempunyai nilai imbalan yang lebih besar. Sistem pemberian imbalan dapat mendorong individu untuk berperilaku dalam mencapai tujuan; perilaku dipandang sebagai tujuan, sehingga ketika tujuan tercapai maka akan timbul imbalan.

Sumber lain mengungkapkan, bahwa didalam motivasi itu terdapat suatu rangkaian interaksi antar berbagai faktor. Berbagai faktor yang dimaksud meliputi :

  1. Individu dengan segala unsur-unsurnya : kemampuan dan ketrampilan, kebiasaan, sikap dan sistem nilai yang dianut, pengalaman traumatis, latar belakang kehidupan sosial budaya, tingkat kedewasaan, dsb.
  2. Situasi dimana individu bekerja akan menimbulkan berbagai rangsangan: persepsi individu terhadap kerja, harapan dan cita-cita dalam keja itu sendiri, persepsi bagaimana kecakapannya terhadap kerja, kemungkinan timbulnya perasaan cemas, perasaan bahagia yang disebabkan oleh pekerjaan.
  3. Proses penyesuaian yang harus dilakukan oleh masing-masing individu terhadap pelaksanaan pekerjaannya.
  4. Pengaruh yang datang dari berbagai pihak : pengaruh dari sesama rekan, kehidupan kelompok maupun tuntutan atau keinginan kepentingan keluarga, pengaruh dari berbagai hubungan di luar pekerjaan
  5. Reaksi yang timbul terhadap pengaruh individu
  6. Perilaku atas perbuatan yang ditampilkan oleh individu
  7. Timbulnya persepsi dan bangkitnya kebutuhan baru, cita-cita dan tujuan
Diposkan pada Kewirausahaan

Mengelolah SDM Dalam Konsep Entrepreneur

Assalamualaikum teman – teman sahabat pena, kali ini kita akan membahas banyak hal seputar SDM (Sumber Daya Manusia), yang tentunya sudah pasti berhubungan dengan bisnis atau dunia entreprenur, materi ini merupakan hasil kuliah saya di Universitas Komputer Indonesia http://www.unikom.ac.id dari kelas Entreprenuer, baiklah mari kita bahas tentang topik ini.

Analisis pekerjaan adalah sekumpulan prosedur untuk mengidentifikasi konten pekerjaan dalam hal aktivitas yang terlibat dan atribut atau persyaratan pekerjaan yang diperlukan untuk melakukan aktivitas tersebut. Analisis pekerjaan memberikan informasi tentang organisasi yang membantu menentukan karyawan mana yang paling cocok untuk pekerjaan tertentu. Melalui analisis pekerjaan, analis perlu memahami apa tugas-tugas penting dari pekerjaan itu, bagaimana mereka dilaksanakan, dan kualitas manusia yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sukses.

Proses analisis pekerjaan melibatkan analis yang menjelaskan tugas-tugas petahana, kemudian sifat dan kondisi kerja, dan akhirnya beberapa kualifikasi dasar. Setelah ini, analis pekerjaan telah mengisi formulir yang disebut psikografi pekerjaan , yang menampilkan persyaratan mental pekerjaan. [2] Ukuran analisis pekerjaan yang baik adalah daftar tugas yang valid. Daftar ini berisi bidang fungsional atau tugas dari suatu posisi, tugas terkait, dan rekomendasi pelatihan dasar. Pakar materi pelajaran (petahana) dan pengawas untuk posisi yang dianalisis perlu memvalidasi daftar akhir ini untuk memvalidasi analisis pekerjaan.

Perencanaan sumber daya manusia adalah proses analisis dan identifikasi yang dilakukan organisasi terhadap kebutuhan akan sumber daya manusia, sehingga organisasi tersebut dapat menentukan langkah yang harus diambil guna mencapai tujuannya.[1] Selain itu, pentingnya diadakan perencanaan sumber daya manusia ialah organisasi akan memiliki gambaran yang jelas akan masa depan, serta mampu mengantisipasi kekurangankualitastenaga kerja yang diperlukan.

Terdapat beberapa syarat untuk membuat sebuah perencanaan SDM yang baik, yakni:[1]

  1. Harus mengetahui secara jelas masalah yang direncanakannya.
  2. Harus mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang SDM dalam organisasi tersebut secara lengkap.
  3. Mempunyai pengalaman luas tentang analisis pekerjaan (job analysis), kondisi organisasi, dan persediaan SDM.
  4. Harus mampu membaca situasi SDM saat ini dan masa mendatang.
  5. Mampu memperkirakan peningkatan SDM dan teknologi masa depan.
  6. Mengetahui secara luas peraturan dan kebijaksanaan pemerintah, khususnya yang menyangkut tenaga kerja.

Menurut Faustino Cardoso Gomes (1995:105)Rekrutmen merupakan proses mencari, menemukan, dan menarik para pelamar untuk dipekerjakan dalam dan oleh suatu organisasi.
Rekrutmen merupakan proses komunikasi dua arah. Pelamar-pelamar menghendaki informasi yang akurat mengenai seperti apakah rasanya bekerja di dalam organisasi bersangkutan. Organisasi-organisasi sangat menginginkan informasi yang akurat tentang seperti apakah pelamar-pelamar tersebut jika kelak mereka diangkat sebagai pegawai.

Tujuan Rekrutmen
Menurut Henry Simamora (1997:214) proses rekrutmen memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1. Untuk memikat sekumpulan besar pelamar kerja sehingga organisasi akan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk melakukan pemilihan terhadap calon-calon pekerja yang dianggap memenuhi standar kualifikasi organisasi.
2. Tujuan pasca pengangkatan (post-hiring goals) adalah penghasilan karyawan-karyawan yang merupakan pelaksana-pelaksana yang baik dan akan tetap bersama dengan perusahaan sampai jangka waktu yang masuk akal.
3. Upaya-upaya perekrutan hendaknya mempunyai efek luberan (spillover effects) yakni citra umum organisasi haruslah menanjak, dan bahkan pelamar-pelamar yang gagal haruslah mempunyai kesan-kesan positif terhadap perusahaan.

Proses Rekrutmen
Proses rekrutmen meliputi beberapa poin penting, menurut Simamora (1997:221):
1. Penyusunan strategi untuk merekrut
Di dalam penyusunan strategi ini, departemen sumber daya manusia bertanggung jawab didalam menentukan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan, bagaimana karyawan akan direkrut, di mana, dan kapan.
2. Pencarian pelamar-pelamar kerja
Setelah rencana dan strategi perekrutan disusun, aktivitas perekrutan sesungguhnya bisa berlangsung, melalui sumber-sumber perekrutan yang ada. Banyak atau sedikitnya pelamar dipengaruhi oleh usaha dari pihak perekrut di dalam menginformasikan lowongan, salah satunya adanya ikatan kerjasama yang baik antara perusahaan dengan sumber-sumber perekrutan external seperti sekolah, universitas.
3. Penyisihan pelamar-pelamar yang tidak cocok / penyaringan
Setelah lamaran-lamaran diterima, haruslah disaring guna menyisihkan individu yang tidak memenuhi syarat berdasarkan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan. Di dalam proses ini memerlukan perhatian besar khususnya untuk membendung diskualifikasi karena alasan yang tidak tepat, sehingga di dalam proses ini dibutuhkan kecermatan dari pihak penyaring.
4. Pembuatan kumpulan pelamar
Kelompok pelamar (applicant pool) terdiri atas individu-individu yang telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh perekrut dan merupakan kandidat yang layak untuk posisi yang dibutuhkan.